Berita

WASPADA PENIPUAN DENGAN SKEMA PIRAMIDA BERKEDOK ASET KRIPTO

Maraknya penipuan berkedok investasi aset kripto membuat Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) meminta masyarakat untuk waspada. Modus barunya adalah penipuan dengan Skema Piramida, dimana kita dijanjikan akan mendapatkan keuntungan yang tetap (fixed income), berbagi keuntungan (profit sharing), dan bonus jika mendapatkan anggota baru.

Cara kerjanya adalah setiap anggota baru diharuskan menyetor sejumlah uang, dan sebagai gantinya anggota tersebut akan diberikan komisi apabila merekrut anggota baru lagi, sehingga anggota-anggotanya akan terus terdorong untuk merekrut dan memasok uang. Namun tanpa disadari, sebenarnya sistem ini hanyalah menguntungkan pihak pada lapisan atas. Semakin banyak jumlah anggota, maka semakin besar keuntungannya. Hal ini dapat disebut juga pertumbuhan penghasilan yang eksponensial sebagai ciri khas dari Skema Piramida. Ciri khas lainnya adalah tidak adanya produk dan jasa yang jelas dalam transaksi bisnisnya, fokusnya hanyalah dari proses perekrutan anggota baru. Skema ini hanya akan bertahan apabila jumlah manusia di bumi tidak terbatas, karena apabila sudah tidak dapat lagi merekrut anggota baru, maka bisnisnya akan runtuh.

Salah satu contohnya adalah EDC Cash yang modusnya dengan memproduksi dan memperjualbelikan koin diantara anggotanya sendiri. Padahal koin produksi EDC Cash ini dipastikan tidak termasuk dalam 229 jenis aset kripto yang diperdagangkan di pasar fisik aset kripto dan kegiatan yang dilakukan EDC Cash bukanlah termasuk kegiatan juali beli aset kripto yang sesuai dengan ketetapan Bappebti. Oleh karena itu, Bareskrim Polri telah menetapkan pemilik perusahaan EDC Cash sebagai tersangka penipuan, penggelapan, dan pencucian uang pada tanggal 22 April 2021 silam.

Saat ini minat masyarakat terhadap investasi di bidang aset kripto semakin tinggi. Hal ini tidak lepas dari kenaikan harga aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, dan Dogecoin belakangan ini. Tentunya hal ini juga harus diimbangi dengan pengetahuan dan pemahaman tentang karakteristik dan risiko aset kripto. Contohnya saja harga aset kripto berjenis Bitcoin yang mengalami fluktuasi yang sangat tinggi, sehingga Bitcoin termasuk sebagai investasi yang berisiko tinggi. Karakteristik dan risiko yang seperti inilah yang benar-benar harus dipelajari dan menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi aset kripto, karena jika tidak maka kita akan menjadi sasaran empuk penipuan-penipuan berkedok investasi aset kripto seperti penipuan dengan Skema Piramida ini.

Penulis : Rahmi Wellina Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *