Tips

TIPS MEMILIH EXCHANGER AGAR TIDAK SALAH LANGKAH DALAM INVESTASI KRIPTO

Ketika memutuskan untuk berinvestasi aset kripto, penting bagi kita untuk memilih exchanger sebagai media bertransaksi kripto demi keamanan investasi aset. Terlebih bagi pemula, pastikan memilih exchanger yang legal dan terdaftar resmi di Bappebti. Saat ini terdapat 13 perusahaan atau entitas yang telah mendapatkan tanda daftar dari Bappebti sebagai pedagang aset kripto, perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto), PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit), PT Tiga Inti Utama (Triv), PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax), PT Pintu Kemana Saja (Pintu), PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex), PT Bursa Cripto Prima, PT Luno Indonesia Ltd (Luno), PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku), PT Indonesia Digital Exchange (Digital Exchange), PT Cipta Koin Digital (Koinku), PT Trinity Investama Berkat (Bitocto), dan PT Plutonext Digital Aset.

Hal yang perlu diperhatikan bagi seorang trader ketika memilih exchanger untuk berinvestasi aset kripto adalah fitur-fitur yang dimilikinya. Pertama adalah fitur trading berupa chart harga yang akan membantu melakukan analisis teknikal. Kedua adalah adanya fitur cutloss atau pembatasan limit kerugian agar bisa membatasi kerugian diharga tertentu, fitur ini krusial mengingat aset kripto mempunyai volatilitas harga yang tinggi dan agresif. Dan yang terakhir adalah adanya fitur shortselling agar bisa tetap mendapatkan keuntungan walaupun harga aset kripto lagi mengalami penurunan atau masuk ke fase bearish.

Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah dari sisi spread harga beli dan jual. Seorang trader yang membuat keputusan transaksi yang cepat, khususnya dengan timeframe jangka pendek, akan sangat tertolong dengan selisih harga jual dan beli yang tidak terlalu jomplang. Tujuannya agar keuntungan di setiap transaksi bisa direalisasikan dengan optimal, akan tetapi umumnya ketika kita membeli komoditas, terdapat spread atau selisih harga antara harga beli dengan harga jual, semakin besar selisihnya, akan semakin sempit ruang gerak trader, sementara semakin kecil selisihnya, maka akan semakin luas ruang gerak trader dalam membuat keputusan. Bagi yang belum berpengalaman dalam trading, melihat spread harga dan likuiditas ini jadi hal yang sepele. Tapi bagi trader yang serius, selisih spread harga ini bisa menjadi game changer dalam setiap keputusan tradingnya.

Penulis: Rahmi Wellina Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *